TEMPLATE ERROR: Error during evaluation of nathan pasiga analis kesehatan : makalah kimia amami

Translate

Saturday, June 8, 2013

makalah kimia amami

KIMIA AMAMI
uitKALSIUM (CALSIUM)




KELOMPOK 3 :
LISWANDI
CHATRIN DIAH SULISTYOWARNI
SOFYAN BASO T.
ASMAL ARDIANTO
NATHAN PASIGA
OKY PATTIASINA
ERNA
SITTI RAHMA NIAR
SALMIANA TAHIR
DEWA AYU T.

PROGRAM DIII ANALIS KESEHATAN
UNIVERSITAS INDONESIA TIMUR
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena dengan rahmat dan karunia-Nya kami masih diberi kesempatan untuk bekerja bersama untuk menyelesaikan makalah ini. dimana makalah ini merupakan salah satu dari tugas mata kuliah Kimia Amami ,yaitu Kalsium (Calsium). Tidak lupa kami ucapkan terimakasih kepada dosen pembimbing dan teman-teman yang telah memberikan dukungan dalam menyelesaikan makalah ini. Kami menyadari bahwa dalam penulisan makalah ini masih banyak kekurangan, oleh sebab itu kami sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun. Dan semoga dengan selesainya makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca dan teman-teman. Amin

Makassar, 2012

Penulis










DAFTAR ISI

BAB 1 PENDAHULUAN            ………………………………………………………………………………………………
A.    LATAR BELAKANG            ………………………………………………………………………………………………
B.     RUMUSAN MASALAH             ………………………………………………………………………………………………
C.     TUJUAN                    ………………………………………………………………………………………………
BAB 2 KALSIUM                 ………………………………………………………………………………………………
A.    PENGERTIAN                      ………………………………………………………………………………………………
B.                                         ………………………………………………………………………………………………
C.     JENIS-JENIS             ………………………………………………………………………………………………
D.    REAKSI                                 ………………………………………………………………………………………………
E.     METODE                   ………………………………………………………………………………………………
i.  Metode I               ………………………………………………………………………………………………
-          Prinsip       ………………………………………………………………………………………………
-          Alat dan Bahan   ………………………………………………………………………………………………
-          Cara Kerja   ………………………………………………………………………………………………
-          Interprestasi hasil …………………………………………………………………………………………….
-          Hasil          ………………………………………………………………………………………………

ii. Metode II             ……………………………………………………………………………………………….
-          Prinsip       ……………………………………………………………………………………………….
-          Alat dan Bahan   ………………………………………………………………………………………………..
-          Cara Kerja   ………………………………………………………………………………………………
-          Interprestasi hasil …………………………………………………………………………………………….
-          Hasil          ……………………………………………………………………………………………….

BAB 3 PENUTUP                 ……………………………………………………………………………………………….
A.    KESIMPULAN                      ………………………………………………………………………………………………
B.     SARAN                                  ………………………………………………………………………………………………
DAFTAR PUSTAKA                        ……………………………………………………………………………………………….


BAB 1
PENDAHULUAN

A.    LATAR BELAKANG
Kalsium

Kalsium (play /ˈkælsiəm/ kal-see-əm) adalah sebuah elemen kimia dengan simbol Ca dan nomor atom 20. Mempunyai massa atom 40.078 amu. Kalsium merupakan salah satu logam alkali tanah, dan merupakan elemen terabaikan kelima terbanyak di bumi. Kalsium juga merupakan ion terabaikan kelima terbanyak di air laut dilihat dari segi molaritas dan massanya, setelah natrium, klorida, magnesium, dan sulfat. (Wikipedia)

Manfaat Kalsium
Kalsium adalah mineral yang amat penting bagi manusia, antara lain bagi metabolisme tubuh, penghubung antar saraf, kerja jantung, dan pergerakan otot.
Berikut beberapa manfaat kalsium bagi manusia:
§  Mengaktifkan saraf
§  Melancarkan peredaran darah
§  Melenturkan otot
§  Menormalkan tekanan darah
§  Menyeimbangkan tingkat keasaman darah
§  Menjaga keseimbangan cairan tubuh
§  Mencegah osteoporosis (keropos tulang)
§  Mencegah penyakit jantung
§  Menurunkan risiko kanker usus
§  Mengatasi kram, sakit pinggang, wasir, dan reumatik
§  Mengatasi keluhan saat haid dan menopause
§  Meminimalkan penyusutan tulang selama hamil dan menyusui
§  Membantu mineralisasi gigi dan mencegah pendarahan akar gigi
§  Mengatasi kering dan pecah-pecah pada kulit kaki dan tangan
§  Memulihkan gairah seks yang menurun/melemah
§  Mengatasi kencing manis (mengaktifkan pankreas)
Setelah umur 20 tahun, tubuh manusia akan mulai mengalami kekurangan kalsium sebanyak 1% per tahun. Dan setelah umur 50 tahun, jumlah kandungan kalsium dalam tubuh akan menyusut sebanyak 30%. Kehilangan akan mencapai 50% ketika mencapai umur 70 tahun dan seterusnya mengalami masalah kekurangan kalsium.
Gejala awal kekurangan kalsium adalah seperti lesu, banyak keringat, gelisah, sesak napas, menurunnya daya tahan tubuh, kurang nafsu makan,sembelit, berak-berak, insomnia, kram, dan sebagainya

Kalsium adalah mineral yang paling banyak diperlukan oleh tubuh.

Kebutuhan harian kalsium adalah 800 mg untuk dewasa di atas 25 tahun dan 1.000 mg setelah usia 50 tahun. Ibu hamil dan menyusui harus mengkonsumsi 1.200 mg kalsium per hari. Kebutuhan kalsiumanak-anak dan remaja meningkat sesuai usia:

§  Bayi berumur s.d. 5 bulan : 400 mg
§  Bayi 6 bulan s.d. 1 tahun : 600 mg
§  Anak usia 1 s.d. 10 tahun : 800 mg
§  Remaja usia 11 s.d. 24 tahun: 1.200 mg

2. Sekitar 99% kalsium berada pada jaringan tulang dan gigi, sisanya berada di darah dan sel-sel tubuh.

3. Kalsium memiliki banyak manfaat.

§  Pembentukan dan pemeliharaan tulang dan gigi. Anak-anak memerlukan kalsium untuk pertumbuhan tulang dan gigi mereka. Kekurangan kalsium dapat mengakibatkan pertumbuhan tulang anak tidak sempurna dan menderita penyakit rickets. Orang dewasa membutuhkan kalsium untuk terus-menerus meremajakan sistem tulang dan giginya. Mineral di tulang dan gigi kita tergantikan 100% setiap tujuh tahun sekali.
§  Mencegah osteoporosis. Bila tidak mendapat cukup kalsium dari makanan, tubuh akan mengambilnya dari “bank kalsium” pada persendian tangan, kaki dan tulang panjang lainnya. Kekurangan konsumsi kalsium dalam waktu lama akan mengakibatkan tubuh mengambilnya langsung dari tulang-tulang padat. Hal ini mengakibatkan tulang keropos dan mudah patah (osteoporosis). Bila seorang wanita dari umur 20 tahun setiap harinya mengkonsumsi kalsium 400 mg lebih rendah daripada yang dibutuhkan, pada umur 55 tahun tulangnya keropos 1/3 bagiannya.
§  Penyimpanan glikogen. Kalsium berperan dalam proses penyimpanan glikogen. Bila tidak ada kalsium, tubuh akan merasa lapar terus-menerus karena tidak dapat menyimpan glikogen.

§  Melancarkan fungsi otot, otak dan sistem syaraf. Otot, otak dan sistem syaraf membutuhkan kalsium agar dapat berfungsi optimal. Kekurangan kalsium dapat menyebabkan spasme (kejang) otot dan gangguan fungsi otak dan sistem syaraf.

4. Terlalu banyak kalsium dapat berbahaya bagi tubuh.

Tubuh tidak dapat menyerap kalsium bila tidak memiliki cukup magnesium dan fosfor. Magnesium dan fosfor mengubah bentuk kalsium sehingga dapat diserap tubuh. Kalsium dan magnesium diedarkan oleh tubuh melalui albumin dalam darah. Terlalu banyak kalsium akan membuat magnesium terdesak dari albumin sehingga tidak tersalurkan lewat darah dan tubuh akan kekurangan magnesium. Bila tidak cukup mendapat magnesium, ginjal tidak dapat memproses kalsium sehingga dapat terjadi endapan batu ginjal. Selain fosfor dan magnesium, vitamin D, zinc dan zat besi juga diperlukan dalam pengolahan kalsium dan dapat terdesak peranannya oleh kalsium yang berlebihan. Konsumsi kalsium, magnesium, fosfor, vitamin D, zinc dan zat besi harus berimbang agar tubuh tetap sehat.
§  Minum berlebihan dan olahraga berat dapat membuang banyak kalsium dan magnesium dari tubuh. Tambahkan konsumsi kalsium setelah bekerja dan berolah raga berat. Jangan minum berlebihan.
§  Suplemen kalsium biasanya tidak dibutuhkanbila konsumsi harian Anda cukup mengandung makanan yang kaya kalsium. Berikut adalah beberapa porsi makanan dan kandungan kalsiumnya:
§  Susu satu cangkir (350 mg)
§  Segelas jus jeruk (290 mg)
§  Satu kerat keju (200 – 250 mg)
§  Sepotong pizza (230 mg)
§  Sekaleng sarden (185 mg)
§  Setangkup es krim (90 mg)
§  Secangkir brokoli (76 mg)
§  Sepotong besar tahu/tempe (258 mg)
(Majalah Kesehatan)






Air
Air merupakan senyawa kimia yang sangat penting bagi kehidupan umat
manusia dan makhluk hidup lainnya karena fungsinya bagi kehidupan tersebut tidak
akan dapat digantikan oleh senyawa lainnya. Hampir semua kegiatan yang dilakukan
manusia membutuhkan air, mulai dari membersihkan diri ( mandi ), membersihkan
ruangan tempat tinggalnya, menyiapkan makanan dan minuman sampai dengan
aktifitas-aktifitas lainnya.
Sepanjang sejarah, kualitas air yang sesuai dengan kebutuhan manusia
merupakan faktor penting yang menentukan  kesehatan hidupnya. Kualitas air
berhubungan dengan adanya bahan-bahan lain terutama senyawa-senyawa kimia baik
dalam bentuk senyawa organik juga adanya mikroorganisme yang memegang
peranan penting dalam menentukan komposisi kimia air.
Dalam jaringan hidup, air merupakan medium untuk berbagai reaksi dan proses
ekskresi. Air merupakan komponen utama baik dalam tanaman maupun hewan,
termasuk manusia. Tubuh manusia terdiri dari 60-70 % air. Transportasi zat-zat
makanan dalam tubuh semuanya dalam bentuk larutan dengan pelarut air.
         ( Achmad, 2004 ) 
Universitas Sumatera Utara3
2.2. Sumber sumber air
       Sumber sumber air ada 4, yaitu : 
1 Air laut
         Air laut mempunyai sifat asin karena mengandung garam NaCl. Garam NaCl
dalam air laut 3 %, dengan keadaan ini maka air laut tidak memenuhi syarat untuk air
minum.
2 Air Atmosfer, air meteriologik
         Air ini dalam keadaan murni, sangat bersih,karena dengan adanya pengotoran
udara yang disebabkan oleh kotoran kotoran industri atau debu dan lain sebagainya.
Maka untuk menjadikan air hujan sebagai sumber air minum hendaknya pada waktu
penampungan air hujan jangan pada saat air hujan turun, karena masih mengandung
banyak kotoran. Selain itu iar hujan mempunyai sifat agresif terutama terhadap pipa-
pipa penyalur maupun bak-bak reservoir, sehingga hal ini dapat menyebabkan tejadi
korosi (  Karatan ). Air hujan juga mempunyai sifat lunak sehingga boros terhadap
pamakaian sabun.
          Selain itu air hujan yang jatuh kepermukaan bumi tidak semua mencapai 
permukaan tanah, Sehingga akan ditahan oleh akar-akar tumbuhan, dimana sebagian
lagi akan jatuh mengalir malalui dahan-dahan kepermukaan tanah.
3 Air permukaan
          Air permukaan adalah air hujan yang mengalir di permukaan bumi. Pada
umumnya air permukaan ini akan mendapat pengotoran selama pengaliran,Misalnya,
Universitas Sumatera Utara4
Oleh lumpur, batang kayu, daun-daun, kotoran industri kota dan sebagainya. Dimana
jenis pengotoran ini dinamakan kotoran fisik, kimia dan bakteriologi.
         Air permukaan ada dua macam  :
a) Air Sungai
Dalam penggunaanya sebagai air minum haruslah mengalami suatu
pengolahan yang sempurna mengingat air sumur mempunyai derajat
pengotoran yang sangat tinggi.
b) Air rawa / danau
Kebanyakan air rawa atau danau berwarna yang disebabkan oleh adanya zatzat organis yang telah membusuk, misalnya asam humus yang larut dalam air
yang menyebabkan warna kuning dan coklat.
4    Air Tanah
            Air  tanah adalah air yang berasal dari permukaan yang merembes kedalam
tanah, yang terdapat di dalam ruang-ruang butir antara butir-butir tanah di dalam
lapisan bumi.
Air tanah terbagi atas tiga :
a) Air tanah dangkal
Air tanah ini berasal dari lapisan air di dalam tanah yang dangkal. Biasanya
berkisar antara 5 -15 meter dari permukaan tanah.
b) Air tanah dalam
Air ini berasal dari lapisan kedua di dalam tanah. Biasanya diatas 15 meter. Oleh
karena itu, sebagian besar air dalam ini sudah cukup sehat untuk dijadikan air
minum yang langsung ( tanpa melalui proses pengolahan ).
Universitas Sumatera Utara5
c) Mata air
Mata air adalah air yang keluar dari mata air ini biasanya berasal dari air tanah
yang muncul secara alamiah. Air dari mata air ini bila belum tercemar oleh
kotoran sudah dapat di jadikan air minum langsung.
2.3. Persyaratan Air Minum
Pada umumnya ditentukan pada beberapa standart ( patokan ) yang ada pada
beberapa negara berbeda-beda menurut kondisi negara masing-masing,
perkembangan ilmu pengetahuan, dan perkembangan teknologi.
Dari segi kualitas, air minum harus memenuhi :
a. Syarat Fisik
1) Air tidak boleh berwarna
2) Air tidak boleh berasa
3) Air tidak boleh berbau
4) Suhu air hendaknya dibawah sela udara ( sejuk ± 25˚C )
5) Air harus jernih
      Adapun syarat-syarat kekeruhan dan warna harus dipenuhi oleh tiap jenis air
minum dimana dilakukan penyaringan dalam pengolahan.
b. Syarat-Syarat Kimia
Air minum tidak boleh mengandung racun, zat-zat mineral atau zat-zat kimia
tertentu dalam jumlah melampaui batas yang telah ditentukan.
Universitas Sumatera Utara6
c. Syarat-Syarat bakteriologik
Air minum tidak boleh mengandung bakteri-bakteri penyebab penyakit (
Patogen ) sama sekali dan tidak boleh mengandung bakteri-bakteri golongan Coli
melampaui batas –batas yang telah ditentukan 1 Coli/100 ml air.
Air yang mengandung Coli telah berkontaminasi ( berhubungan ) dengan
kotoran manusia. Dengan demikian dalam pemeriksaan bakteriologik, tidak langsung
diperiksa apakah air itu mengandung bakteri patogen, tetapi tidak diperiksa dengan
indikator bakteri golongan Coli.
Bakteri golongan Coli ini berasal dari usus besar ( feaces ) dari tanah. Bakteri
patogen yang mungkin ada dalam air antara lain adalah bakteri  Thypsum,
Vibriocolerae, Bakteri  dysentriae, Entamoeba hystolica dan Bakteri  Enteritis (
Penyakit Perut ). ( Sutrisno, 2004 )

Analisis Kesadahan

Kesadahan ( Hardness ) adalah gambaran kation logam difanel ( valensidua ).
Kation-kation ini dapat bereaksi dengan sabun membentuk endapan maupun dengan
Universitas Sumatera Utara9
anion-anion yang terdapat di dalam air membentuk endapan atau karat pada peralatan
logam.
Kesadahan pada awalnya ditentukan dititrasi dengan menggunakan sabun
standart yang dapat bereaksi dengan ion penyusun kesadahan. Dalam
perkembangannya, kesadahan ditentukan dengan titrasi menggunakan EDTA (
ethylene diamine tetra acetit acid ) atau senyawa lain yang dapat bereaksi dengan
kalsium dan magnesium.
Kesadahan diklasifikasikan berdasarkan dua cara, yaitu berdasarkan ion
logam ( metal ) dan berdasarkan anion yang berasosiasi dengan ion logam.
Berdasarkan ion logam ( metal ), kesadahan dibedakan menjadi kesadahan kalsium
dan kedadahan magnesium. Berdasarkan anion yang berasosiasi dengan ion logam,
kesadahan dibedakan menjadi kesadahan karbonat dan kesadahan non-karbonat. 
Pada perairan tawar, kation divalen yang paling berlimpah adalah kalsium dan
magnesium. Sehingga kesadahan pada dasarnya ditentukan oleh jumlah kalsium dan
magnesium. Kalsium dan magnesium berikatan dengan anion penyusun alkalinitas
yaitu karrbonat dan bikarbonat.
Keberadaan kation yang lain, Misalnya strontium, besi valensi dua ( Kation
ferro ), dan dan mangan juga memberikan kontribusi bagi nilai kesadahan total,
meskipun peranannya relatif kecil. Aluminium dan besi valensi tiga ( kation ferri )
sebenarnya juga memberikan kontribusi terhadap nilai kesadahan. Namun demikian
mengingat sifat kelarutannya yang relatif rendah pada pH netral maka peran kedua
kation ini sering kali diabaikan.
1. Kesadahan Kalsium dan Magnesium
Universitas Sumatera Utara10
Kesadahan perairan dikelompokkan menjadi kesadahan kalsium dan
kesadahan magnesium karena pada perairan alami kesadahan lebih banyak
disebabkan oleh kation kalsium dan magnesium. Kesadahan kalsium dan magnesium
sering kali perlu untuk diketahui untuk menentukan jumlah kapur dan soda abu yang
diperlukan dalam proses pelunakan air. Jika nilai kesadahan kalsium diketahuimaka
kesadahan magnesium dapat ditentukan melalui persamaan dibawah ini.
Kesadahan total – kesadahan kalsium = kesadahan magnesium
2.    Kesadahan Karbonat dan Non-karbonat
Pada kesadahan karbonat, kalsium dan magnesium beroinisasi dengan ion
CO2-dan HCO3-
. Pada kesadahan non-karbonat, kalsium dan magnesium berionisasi
dengan ion SO42-,Cl-,NO3-Ca(HCO
. Kesadahan karbonat sangat sensitif terhadap panas dan
mengendap dengan mudah pada suhu tinggi, seperti yang ditentukan dalam
persamaan reaksi di bawah ini.
3)2    Pemanasan      CaCO3 + CO2 + H2Mg(HCOO
3)2   Pemanasan      Mg(OH)2 + 2CO2
                                                            mengendap                                               
                       
Oleh  karena itu, kesadahan karbonat disebut juga kesadan sementara.
Kesadahan non-karbonat disebut kesadahan permanen karena kalsium dan
magnesium yang berikatan dengan sulfat dan klorida tidak mengendap dan nilai
kesadahan tidak berubah meskipun pada suhu yang tinggi.
Kesadahan berkaitan erat dengan kemampuan air untuk membentuk busa.
Semakin besar kesadahan air semakin sulit bagi sabun untuk membentuk busa karena
terjadinya presipitasi.
Universitas Sumatera Utara11
Busa tidak akan terbentuk sebelum semua kation pembentuk kesadahan
mengendap. Pada kondisi ini, Air mengalami pelunakkan ( Softening ) atau
penurunan kesadahan yang disebabkan oleh sabun.   ( Effendi, 2003 )

Kesadahan atau kekerasan ( hardness ) air berbeda dengan keasaman air,
sekalipun keduanya erat kaitannya. Kedunya dapat dibedakan dengan mudah. Air
asam biasanya menunjukkan reaksi lunak, sedangkan air sadah biasanya keras. Oleh
karena itu air sadah  sering disebut kekerasan air ( hardness ).
Kesadahan air disebabkan oleh banyaknya mineral dalam air yang berasal dari
batuan dalam tanah, baik dalam bentuk ion maupun ikatan molekul. Elemen tterbesar
yang terkandung dalam air adalah kalsium, magnesium, natrium, kalium. Kandungan
mineral inilah yang menentukan parameter keasaman dan kekerasan air.
Derajat kekerasan menggunakan nilai standart yang dinyatakan oleh kadar
Ca++, Mg++ dalam bentuk CaCO3 atau CaO dan MgO dengan satuan mg/l air.Hanya
saja yang umum digunakan adalah kadar kalsium karena signifikan dan jumlahnya
biasanya lebih banyak dibandingkan magnesium. ( Ghufron, 2007 )
Kesadahan air 
Kesadahan air adalah kandungan mineral-mineral tertentu di dalam air, umumnya ion kalsium (Ca) dan magnesium (Mg) dalam bentuk garam karbonat. Air sadah atau air keras adalah air yang memiliki kadar mineral yang tinggi, sedangkan air lunak adalah air dengan kadar mineral yang rendah. Selain ion kalsium dan magnesium, penyebab kesadahan juga bisa merupakan ion logam lain maupun garam bikarbonat dan sulfat.
Metode paling sederhana untuk menentukan kesadahan air adalah dengan sabun. Dala0m air lunak, sabun akan menghasilkan busa yang banyak. Pada air sadah, sabun tidak akan menghasilkan busa atau menghasilkan sedikit sekali busa. Kesadahan air total dinyatakan dalam satuan ppm berat per volume (w/v) dari CaCO3.

Cara paling mudah untuk mengetahui air yang selalu anda gunakan adalah air sadar atau bukan dengan menggunakan sabun. Ketika air yang anda gunakan adalah air sadah, maka sabun akan sukar berbiuh, kalaupun berbuih, berbuihnya sedikit. Kemudian untuk mengetahui jenis kesadahan air adalah dengan pemanasan. Jika ternyata setelah dilakukan pemanasan, sabun tetap sukar berbuih, berarti air yang anda gunakan adalah air sadah tetap. Cara yang lebih kompleks adalah melalui titrasi.



Jenis Air Sadah
Air sadah digolongkan menjadi dua jenis, berdasarkan jenis anion yang diikat oleh kation (Ca2+ atau Mg2+), yaitu air sadah sementara dan air sadah tetap.

Air sadah sementara

Air sadah sementara adalah air sadah yang mengandung ion bikarbonat (HCO3-), atau boleh jadi air tersebut mengandung senyawa kalsium bikarbonat (Ca(HCO3)2) dan atau magnesium bikarbonat (Mg(HCO3)2). Air yang mengandung ion atau senyawa-senyawa tersebut disebut air sadah sementara karena kesadahannya dapat dihilangkan dengan pemanasan air, sehingga air tersebut terbebas dari ion Ca2+ dan atau Mg2+. Dengan jalan pemanasan senyawa-senyawa tersebut akan mengendap pada dasar ketel. Reaksi yang terjadi adalah : Ca(HCO3)2 (aq) –> CaCO3 (s) + H2O (l) + CO2 (g)

Air sadah tetap

Air sadah tetap adalah air sadah yang mengadung anion selain ion bikarbonat, misalnya dapat berupa ion Cl-, NO3- dan SO42-. Berarti senyawa yang terlarut boleh jadi berupa kalsium klorida (CaCl2), kalsium nitrat (Ca(NO3)2), kalsium sulfat (CaSO4), magnesium klorida (MgCl2), magnesium nitrat (Mg(NO3)2), dan magnesium sulfat (MgSO4). Air yang mengandung senyawa-senyawa tersebut disebut air sadah tetap, karena kesadahannya tidak bisa dihilangkan hanya dengan cara pemanasan. Untuk membebaskan air tersebut dari kesadahan, harus dilakukan dengan cara kimia, yaitu dengan mereaksikan air tersebut dengan zat-zat kimia tertentu. Pereaksi yang digunakan adalah larutan karbonat, yaitu Na2CO3 (aq) atau K2CO3 (aq). Penambahan larutan karbonat dimaksudkan untuk mengendapkan ion Ca2+ dan atau Mg2+. CaCl2 (aq) + Na2CO3 (aq) –> CaCO3 (s) + 2NaCl (aq) Mg(NO3)2 (aq) + K2CO3 (aq) –> MgCO3 (s) + 2KNO3 (aq) Dengan terbentuknya endapan CaCO3 atau MgCO3 berarti air tersebut telah terbebas dari ion Ca2+ atau Mg2+ atau dengan kata lain air tersebut telah terbebas dari kesadahan. (Wikipedia )
jenis – Jenis Kalsium 
Ada 2 Macam bentuk :
  1. Powder berupa serbuk seperti susu (Kalsium 1,2,3, dan 5)
  2. Tablet kunyah seperti mylanta (Kalsium 4)

  1. Nutrient High Calcium Powder (Kalsium 1)
Fungsi :
    1. Penguatan tulang dan pengapuran
    2. Mengatasi kram, sakit pinggang, wasir, reumatik
    3. Wanita haid dan menjelang menopause
    4. Menormalkan tekanan darah dan jantung
         
  1. Hyperglicemia High Calcium Powder (Kalsium 2) Khusus Diabetes
Fungsi :
    1. Mengaktifkan pankreas
    2. Mengurangi kadar gula dalam tubuh
    3. Mengatasi kaki, tangan kering dan pecah – pecah

  1. Children Nutrient High Calcium Powder (Kalsium 3) Khusus Anak
Fungsi :
    1. Pertumbuhan tulang dan gigi anak
    2. Meningkatkan kecerdasan anak
    3. Mencegah penyakit pada sistem syaraf
    4. Mengatasi kaki tipe `O' atau `X'

  1. Calcium Chewable Tablets (Kalsium 4)
Fungsi :
    1. Memenuhi kebutuhan kalsium harian
    2. Mencegak osteoporosis, memperkuat tulang dan gigi
    3. Meningkatkan daya tahan tubuh dan stamina

  1. High Calcium Lechitin Powder (Kalsium 5)
Fungsi :
    1. Kalsium bubuk daya serap tinggi dilengkapi nutrisi otak
    2. Melebur kolesterol dan memperkuat hati
    3. Tingkatkan daya ingat, cegah kepikunan dan penyakit syaraf











B.     Rumusan Masalah

C.     Tujuan


No comments:

Post a Comment